Kamis, 20 November 2008

UNTUKMU TUHANKU

walau pekat menyelimuti malam
meski angkasa raya tak berhiaskan
liliput kecil nan indah dilangit sana
dan dewi malampun enggan nampak
ku sibahkan selimut mimpiku sejenak
berusaha mengumpulkan nyawa
yang seakan belum tau kembali keragaku
dan masih bermain beserta setan-setan malam
mulailah kubasuh diri dalam wudhu ini
meski berteman dendangkan hewan malam,
menyambutku.......
ku tengadahkan kedua tangan ini,seraya memohon
"Ya Tuhan,kuserahkan segalanya kembali
ke ridhoanMu dalam sujudku malam ini hanya
Untuk-Mu

Tidak ada komentar: